trailerrentalsbyowners – Pramono Usul Kolong Tol dan menegaskan komitmennya untuk memperluas ruang terbuka hijau (RTH) di ibu kota. Salah satu langkah inovatif yang akan dilakukan ialah memanfaatkan area kolong tol menjadi taman yang ramah masyarakat. Menurut Pramono, pemanfaatan ruang bawah tol tidak hanya mempercantik kota, tetapi juga meningkatkan kualitas lingkungan dan memperluas area hijau publik. “Jadi memang yang seperti ini kita dorong, termasuk di Jakarta Utara. Bahkan sekarang ini tiang-tiang penyangga tol, saya minta untuk di bawahnya dibuatkan taman,” ujarnya di Jakarta Timur, Sabtu (18/10/2025).
“Baca Juga: Gaji Jesus Casas di Timnas Irak Bikin Kaget Pecinta Bola”
Pramono menilai, keterbatasan lahan di Jakarta tidak boleh menjadi penghalang untuk menambah RTH. Pemerintah Provinsi DKI kini menyiapkan berbagai strategi pemanfaatan lahan non produktif agar tetap bermanfaat bagi publik. Salah satunya adalah mengubah kolong jalan tol, jembatan layang, dan area terbengkalai menjadi ruang hijau yang bisa diakses masyarakat. Ia juga menyebut, konsep taman di bawah tol telah diterapkan di beberapa kota besar dunia, seperti Seoul dan Tokyo, dan terbukti efektif menekan suhu udara serta memperindah kawasan perkotaan. Jakarta diharapkan dapat mengikuti langkah tersebut dengan menyesuaikan kebutuhan dan karakter lingkungannya.
Pramono Usul Kolong Tol dijadikan Ruang Terbuka Hijau di Kalibata
“Saya mendorong daerah-daerah itu mengembangkan ruang terbuka hijau untuk anak-anak, dan di Kalibata sekarang sudah ada Dusun Kalibata. Belum diresmikan, baru jadi,” kata Pramono. Ia berharap RTH semacam ini dapat menjadi contoh pengembangan kota yang berfokus pada kesejahteraan warganya. Pemerintah berkomitmen menjadikan Dusun Kalibata sebagai pusat kegiatan komunitas sekaligus paru-paru kota di tengah padatnya kawasan permukiman Jakarta Selatan.
“Baca Juga: Polda Metro Jaya Libatkan Ormas untuk Perkuat Keamanan Ibu Kota?”
Pramono menegaskan bahwa pembangunan taman dan RTH bukan hanya soal estetika, tetapi juga bagian dari strategi keberlanjutan kota. Ruang hijau dinilai penting untuk menurunkan suhu, meningkatkan kualitas udara, serta menjadi tempat interaksi sosial warga. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan terus menggandeng komunitas lokal, pelaku usaha, dan seniman mural untuk mempercantik ruang publik. Kolaborasi ini diharapkan melahirkan wajah baru Jakarta yang lebih hijau, nyaman, dan berdaya guna bagi seluruh lapisan masyarakat.
Melalui langkah nyata seperti taman kolong tol di Jakarta Timur dan Dusun Kalibata, Jakarta perlahan membangun citra baru sebagai kota hijau yang berkelanjutan. Komitmen Pramono Anung dalam memperluas RTH di berbagai wilayah menunjukkan arah pembangunan yang lebih berpihak pada lingkungan dan kesejahteraan warga.
Dengan dukungan masyarakat, Jakarta diharapkan tumbuh menjadi kota yang tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga sehat, teduh, dan manusiawi




Leave a Reply