DFSK E5Plus PHEV Jadi Strategi Baru Sokonindo Tarik Konsumen Otomotif Indonesia
PT Sokonindo Automobile sebagai Agen Pemegang Merek (APM) DFSK di Indonesia terus memperkuat langkahnya dalam merebut perhatian konsumen otomotif nasional. Salah satu strategi terbaru yang dilakukan perusahaan adalah menghadirkan DFSK E5Plus dengan teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), yang akan melengkapi pilihan kendaraan elektrifikasi di pasar Indonesia.
Kehadiran kendaraan terbaru ini dijadwalkan secara resmi pada 29 Juli 2026 bertepatan dengan penyelenggaraan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di ICE BSD, Tangerang. Peluncuran tersebut menjadi bagian dari komitmen DFSK dalam menghadirkan kendaraan modern yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.
Presiden Direktur PT Sokonindo Automobile, Alexander Barus, menjelaskan bahwa sejak awal kehadiran DFSK di Indonesia, perusahaan telah berupaya memberikan nilai tambah bagi industri otomotif nasional melalui beragam produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen.
Ia menyebutkan bahwa DFSK sebelumnya telah menghadirkan sejumlah model seperti DFSK Glory 560, Glory 580, Super Cab, Gelora, hingga lini kendaraan listrik Seres. Kini, kehadiran E5Plus PHEV menjadi langkah lanjutan perusahaan dalam memperluas pilihan kendaraan dengan teknologi yang lebih maju.
Baca Juga “DFSK Siap Ramaikan Pasar PHEV, Ini Wujudnya“
“Sejak awal DFSK hadir di Indonesia, kami ingin memberikan nilai tambah bagi industri otomotif dan juga konsumen. Melalui produk baru seperti E5Plus, kami ingin menawarkan solusi mobilitas yang lebih modern bagi masyarakat,” ujar Alexander Barus saat ditemui awak media di Jakarta.
DFSK E5Plus Hadir Sebagai Mobil PHEV dan Kendaraan Pintar Pertama DFSK
Director of Sales Center PT Sokonindo Automobile, Ching Hok Rifin, mengungkapkan bahwa DFSK E5Plus menjadi model pertama dari merek tersebut yang mengusung teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). Tidak hanya itu, kendaraan ini juga menjadi mobil pintar pertama DFSK yang dipasarkan untuk konsumen Indonesia.
Teknologi PHEV memungkinkan kendaraan menggabungkan mesin pembakaran internal dengan motor listrik dan baterai yang dapat diisi ulang dari sumber daya eksternal. Teknologi ini menjadi alternatif bagi konsumen yang ingin merasakan efisiensi kendaraan listrik tanpa sepenuhnya bergantung pada fasilitas pengisian daya umum.
Menurut Ching Hok Rifin, DFSK E5Plus menawarkan efisiensi bahan bakar yang sangat tinggi dengan klaim konsumsi mencapai lebih dari 80 kilometer per liter. Efisiensi tersebut dinilai relevan dengan kondisi harga bahan bakar minyak (BBM) yang terus mengalami perubahan dan cenderung meningkat.
“Dengan efisiensi penggunaan bahan bakar yang sangat tinggi, kendaraan ini bisa menjadi pilihan cerdas bagi konsumen, terutama ketika harga BBM terus mengalami kenaikan,” ujar Ching Hok Rifin.
Dibekali Jarak Tempuh 1.300 Kilometer dan Kabin Luas untuk Keluarga
Selain mengutamakan efisiensi, DFSK juga merancang E5Plus untuk memenuhi karakter pasar otomotif Indonesia yang masih menyukai kendaraan dengan kapasitas penumpang besar. Mobil ini hadir dengan konfigurasi tujuh penumpang serta ruang kabin yang luas untuk mendukung berbagai kebutuhan perjalanan keluarga.
DFSK mengklaim E5Plus mampu menempuh jarak hingga sekitar 1.300 kilometer dalam kondisi tangki bahan bakar dan baterai terisi penuh. Angka tersebut menjadi salah satu nilai jual utama yang ditawarkan perusahaan untuk bersaing di segmen kendaraan elektrifikasi keluarga.
Pihak perusahaan juga menyatakan telah meminta prinsipal untuk menghadirkan berbagai fitur unggulan yang belum tentu tersedia pada model pesaing. Strategi ini dilakukan agar E5Plus memiliki daya tarik lebih kuat di tengah semakin ketatnya persaingan kendaraan listrik dan hybrid di Indonesia.
Desain Sporty dan Modern Jadi Daya Tarik Awal DFSK E5Plus
Dalam kesempatan melihat unit secara langsung, DFSK E5Plus menampilkan desain yang mengedepankan kesan sporty seperti kendaraan Sport Utility Vehicle (SUV) modern. Tampilan eksteriornya diperkuat dengan desain lampu depan menyatu atau full-width yang memberikan kesan futuristis.
Warna hijau yang mendominasi bodi kendaraan juga menambah kesan premium dan berbeda dibandingkan kendaraan lain di kelasnya. Meski demikian, DFSK masih menyimpan informasi mengenai spesifikasi lengkap, termasuk detail fitur dan harga jualnya hingga peluncuran resmi pada GIIAS 2026.
Strategi DFSK Perkuat Posisi di Tengah Persaingan Kendaraan Elektrifikasi
Masuknya DFSK E5Plus menunjukkan keseriusan Sokonindo dalam mengikuti perkembangan tren kendaraan ramah lingkungan di Indonesia. Saat pasar otomotif nasional semakin terbuka terhadap teknologi listrik dan hybrid, kehadiran model PHEV menjadi strategi penting untuk menjangkau lebih banyak segmen konsumen.
Dengan kombinasi teknologi hybrid yang dapat diisi ulang, efisiensi bahan bakar, jarak tempuh panjang, serta konfigurasi kabin keluarga, DFSK berharap E5Plus mampu menjadi pilihan baru bagi masyarakat Indonesia. Peluncuran resminya di GIIAS 2026 akan menjadi momen penting untuk melihat bagaimana respons pasar terhadap kendaraan pintar pertama DFSK tersebut.
Baca Juga “Pimpinan Geely mengecam pendekatan produksi berbiaya rendah“




Leave a Reply