- trailerrentalsbyowners – Para pencinta motor antik yang tergabung dalam Motor Antique Club Indonesia (MACI) akan mengadakan reli Jelajah Warisan Nusantara (JAWARA). Rute yang ditempuh adalah Malang menuju Solo. Kegiatan ini berlangsung pada 15–16 Mei 2026.
Ketua Pelaksana JAWARA Rally 2026 Fanny Nurisma mengatakan bahwa kegiatan JAWARA juga ditujukan untuk mempromosikan pariwisata dan kebudayaan Indonesia. “JAWARA bukan sekadar rally, tetapi perjalanan yang menghidupkan kembali sejarah,” ujar Fanny dalam siaran pers klub pada Senin. Kegiatan ini membawa kekayaan budaya Indonesia ke panggung dunia. Sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat di sepanjang rute yang dilalui.
Ia menyampaikan bahwa International Classic Bike Rally bertema “Heritage on Wheels” itu akan diikuti oleh lebih dari 300 peserta. Menurut dia, peserta reli mencakup pengguna motor klasik buatan Eropa dan Amerika. Syaratnya, motor harus diproduksi maksimal pada tahun 1976. Artinya, usia motor minimal 50 tahun pada saat pelaksanaan reli.
Reli motor antik JAWARA 2026 rencananya dimulai dari Balaikota Malang di Provinsi Jawa Timur. Titik akhir berada di Benteng Vastenburg Solo di Provinsi Jawa Tengah. Rute sepanjang kurang lebih 300 kilometer ini akan melintasi jalan-jalan berkelok dan pemandangan alam yang indah. Selain ajang unjuk gigi mesin klasik, JAWARA juga menjadi wadah pelestarian sejarah otomotif Indonesia. Para peserta akan singgah di beberapa titik budaya untuk memperkenalkan motor antik kepada generasi muda.
“Baca Juga : Arief Wismoyono Juara Kerinci100 Lari Lintas Jambi“
JAWARA Rally 2026: Lebih dari 300 Motor Klasik Eropa-Amerika Produksi 1976 ke Bawah Siap Meluncur dari Malang ke Solo
Ia menyampaikan bahwa International Classic Bike Rally bertema “Heritage on Wheels” itu akan diikuti oleh lebih dari 300 peserta. Jumlah ini menunjukkan antusiasme tinggi para kolektor dan pecinta motor antik di Indonesia. Mereka datang dari berbagai daerah untuk meramaikan ajang bergengsi ini.
Menurut dia, peserta reli mencakup pengguna motor klasik buatan Eropa dan Amerika. Ketentuan teknisnya sangat jelas: motor harus diproduksi maksimal pada tahun 1976. Artinya, setiap motor yang ikut serta telah berusia minimal setengah abad. Beberapa di antaranya bahkan mungkin sudah berusia lebih dari 70 tahun. Kondisi motor tetap harus prima karena akan menempuh perjalanan ratusan kilometer.
Reli motor antik JAWARA 2026 rencananya dimulai dari Balaikota Malang di Provinsi Jawa Timur. Titik start yang ikonik ini berada di pusat Kota Malang. Kemudian rombongan akan melaju melewati jalur selatan Jawa. Titik akhir berada di Benteng Vastenburg Solo di Provinsi Jawa Tengah. Benteng peninggalan Belanda ini menjadi latar sempurna untuk pameran motor-motor lawas setelah garis finis.
Sepanjang perjalanan dua hari, para peserta akan melewati berbagai kota dan desa. Masyarakat lokal dapat menyaksikan langsung kemegahan motor-motor klasik yang masih terawat. Acara ini juga menjadi momen langka karena motor-motor tersebut biasanya hanya tersimpan di garasi pribadi. JAWARA Rally tidak hanya tentang kecepatan atau ketepatan waktu. Lebih dari itu, ini adalah perayaan sejarah, ketekunan merawat benda tua, dan cinta terhadap roda dua yang abadi.
“Baca Juga : Xander Zayas hadapi Jaron Ennis pertahanan WBA dan WBO“




Leave a Reply