trailerrentalsbyowners -Asisten Pelatih Tangerang Hawks Basketball, Harry Prayogo, memberikan apresiasi kepada para pemain lokal timnya. Apresiasi ini diberikan meskipun Hawks harus mengakui keunggulan Pelita Jaya Jakarta dengan skor 78-90. Pertandingan pekan ke-14 Indonesian Basketball League (IBL) 2026 ini berlangsung di GSB, Jakarta, pada hari Sabtu.
“Saya harus mengapresiasi pemain lokal kami hari ini karena sudah step-up dibanding dalam laga lalu melawan Dewa United Banten yang berujung kekalahan menyakitkan,” kata Harry seusai pertandingan.
Menurutnya, pertandingan tersebut sebenarnya tidak lagi menentukan posisi akhir Hawks di klasemen musim reguler. Tim dipastikan akan finis di peringkat kelima atau keenam. Oleh karena itu, prioritas utama saat ini adalah memetik pelajaran sebanyak-banyaknya dari sisa laga.
Harry menilai, para pemain lokal menunjukkan respons yang sangat positif. Hal ini terjadi setelah Hawks menelan kekalahan telak 60-101 melawan Dewa United pada pekan sebelumnya. Semangat bangkit dan tidak terpuruk secara mental menjadi nilai tambah tersendiri.
“Mereka tidak patah arang. Mereka justru bermain lebih berani dan disiplin melawan Pelita Jaya yang merupakan tim papan atas,” tambahnya.
Beberapa nama seperti Dio Tirto dan Reza Guntara dinilai tampil di atas rata-rata. Mereka berani menembus paint dan merebut offensive rebound. Untuk menghadapi playoff, Harry bertekad terus mengasah kemampuan decision making di bawah tekanan. Meskipun kekalahan tetap terasa pahit, semangat perbaikan yang ditunjukkan para pemain lokal menjadi modal berharga untuk babak gugur.
Baca juga:Djokovic Akui Belum Prima Jelang Comeback di ATP Roma Usai Cedera
Evaluasi Video dan Latihan Teknik Tingkatkan Performa, Harry Sebut Tiga Pemain Lokal Hawks Menonjol
Evaluasi yang dilakukan oleh tim pelatih Tangerang Hawks terbukti ampuh. Melalui sesi latihan teknik dan sesi video sharing (video sharing session), performa para pemain meningkat drastis. Hal ini terlihat jelas saat mereka melawan tuan rumah yang notabene menjadi favorit juara musim 2026.
Harry mengatakan meskipun timnya belum mampu meraih kemenangan, peningkatan kontribusi pemain lokal menjadi bekal penting. Terlebih playoff akan segera dimulai pada tanggal 23 Mei mendatang. Momentum ini harus dipertahankan.
Dia secara khusus menyebut tiga nama sebagai pemain lokal yang tampil menonjol. Pertama, Justin Jaya Wiyanto yang bermain tenang di posisi point guard. Kedua, Gabriel Batistuta Risky yang garang di sektor forward. Ketiga, Aymane Garudi Arip yang menjadi penembak tiga angka andalan di lapangan. Ketiganya menunjukkan chemistry yang baik dengan pemain asing.
Situasi ini tidak lepas dari absennya dua pemain lokal utama. Yesaya Saudale dan Sulthan Fauzan harus menepi karena cedera dan akumulasi kartu. Namun hal ini justru menjadi peluang emas bagi pemain cadangan untuk mengambil peran lebih besar. Mereka tidak hanya sekadar pengganti, tetapi mampu menyamai ritme permainan tim papan atas.
Hawks Finish Peringkat 5 Siap Kejutkan Playoff, Pelita Jaya Kokoh di Puncak Klasemen
“Setidaknya pemain lokal sudah berkontribusi dengan baik untuk bisa fight,” tambah Asisten Pelatih Tangerang Hawks, Harry Prayogo, mengakhiri evaluasinya. Semangat pantang menyerah yang ditunjukkan anak asuhnya menjadi modal utama menatap babak gugur.
Hasil pertandingan melawan Pelita Jaya Jakarta tidak mengubah peta klasemen puncak. Pelita Jaya tetap kokoh bertengger di posisi pertama dengan mengemas 36 poin. Mereka memiliki rekor laga yang impresif: 17 kali menang dan hanya 2 kali kalah (17-2). Dominasi ini mengukuhkan status mereka sebagai kandidat terkuat juara musim 2026.
Sementara itu, Tangerang Hawks berada di peringkat kelima dengan mengantongi 30 poin. Rekor laga mereka adalah 10 menang dan 10 kalah (10-10). Meski terpaut cukup jauh dari puncak, posisi ini terbilang aman untuk memastikan tiket playoff.
Hawks yang bermarkas di Indomilk Arena, Tangerang, Jawa Barat, itu telah mengakhiri seluruh 20 laga musim reguler. Kini seluruh fokus tim dicurahkan untuk persiapan menghadapi playoff. Berbeda dengan Hawks, Pelita Jaya masih menyisakan satu laga kandang. Mereka akan menjamu Satria Muda Pertamina Bandung pada Minggu (10/5). Laga tersebut menjadi ajang uji coba strategi sebelum playoff dimulai.
Menatap playoff yang akan bergulir 23 Mei, Hawks diprediksi akan menghadapi lawan berat dari peringkat empat besar. Namun manajemen tim optimistis dengan momentum peningkatan performa di akhir musim. Pelatih kepala berencana melakukan scouting khusus terhadap calon lawan. Peningkatan disiplin dalam mengurangi turnover menjadi fokus utama latihan selama seminggu ke depan. Para pemain lokal yang kini percaya diri diharapkan bisa menjadi pembeda di momen krusial.
Baca juga:Srondeng Gagal ke Final Lead World Climbing Series Wujiang 2026




Leave a Reply