trailerrentalsbyowners – Chelsea mulai bergerak mencari pelatih baru setelah memecat Enzo Maresca. Pelatih Strasbourg, Liam Rosenior, disebut menjadi kandidat terdepan.
Chelsea resmi mengakhiri kerja sama dengan Maresca pada Kamis, 1 Januari. Keputusan tersebut dipicu ketegangan internal dengan manajemen dan pemilik klub. Pemecatan terjadi meski Maresca baru menangani tim sejak 2024.
Proses pencarian pengganti langsung berjalan. Laporan Sky Sports menyebut Rosenior berada di posisi teratas daftar kandidat. Klub tetap mempertimbangkan beberapa nama lain sebagai opsi alternatif.
Faktor kepemilikan memperkuat peluang Rosenior. Strasbourg berada di bawah naungan BlueCo, konsorsium yang juga mengakuisisi Chelsea pada 2022. Kedekatan struktur ini dinilai mempermudah komunikasi.
Keterkaitan antarklub diyakini mempercepat proses transisi. Koordinasi teknis dan administratif berpotensi berjalan lebih lancar. Hal ini menjadi pertimbangan strategis bagi manajemen Chelsea.
Rosenior dikenal dengan pendekatan modern dan pengembangan pemain muda. Profil tersebut selaras dengan proyek jangka menengah Chelsea. Klub mencari stabilitas dan arah permainan yang jelas.
Ke depan, Chelsea diperkirakan segera mengambil keputusan. Penunjukan cepat dibutuhkan untuk menjaga kontinuitas kompetisi. Hasil akhir akan menentukan arah proyek teknis klub musim ini.
“Baca Juga : Chelsea Awali 2026 dengan Pecat Enzo Maresca”
Liam Rosenior Perkuat Peluang ke Chelsea, Strasbourg Siapkan Suksesor
Pelatih berusia 41 tahun Liam Rosenior dikabarkan memiliki dukungan internal yang kuat di Chelsea. Situasi ini memperbesar peluang penunjukannya sebagai pelatih kepala baru. Di saat bersamaan, RC Strasbourg disebut mulai menyiapkan kandidat pengganti.
Rosenior saat ini menangani Strasbourg di Ligue 1. Musim 2025/26 menjadi musim keduanya bersama klub Prancis tersebut. Performa dan pendekatan taktisnya dinilai stabil dan progresif.
Karier kepelatihan Rosenior dimulai segera setelah pensiun sebagai pemain pada 2018. Ia langsung dipercaya menjadi asisten pelatih Brighton and Hove Albion U-23. Pengalaman ini membentuk fondasi pengembangan pemain muda.
Langkah berikutnya membawa Rosenior ke Derby County sebagai caretaker. Ia menggantikan Wayne Rooney dalam periode transisi klub. Setelah itu, Rosenior ditunjuk sebagai pelatih tetap Hull City.
Rekam jejak tersebut memperkuat reputasinya sebagai pelatih yang adaptif. Chelsea menilai profil ini sesuai dengan proyek jangka menengah klub. Kebutuhan akan stabilitas dan pengembangan skuad menjadi pertimbangan utama.
Meski Rosenior berada di posisi terdepan, Chelsea tetap membuka opsi lain. Nama pelatih FC Porto, Francesco Farioli, juga masuk radar sebagai kandidat potensial.
Keputusan akhir diperkirakan akan mempertimbangkan kesinambungan proyek dan kecepatan transisi. Chelsea membutuhkan kepastian teknis dalam waktu dekat. Penunjukan pelatih baru akan menentukan arah tim untuk sisa musim.
Chelsea Pernah Jajaki De Zerbi hingga Frank, Daftar Kandidat Masih Dinamis
Sebelum menunjuk Enzo Maresca pada 2024, Chelsea sempat mewawancarai sejumlah pelatih ternama. Proses tersebut menunjukkan pendekatan seleksi yang luas dan berbasis profil proyek jangka menengah.
Nama Roberto De Zerbi, yang kini menangani Marseille, termasuk dalam kandidat yang diwawancarai. Chelsea juga mempertimbangkan Kieran McKenna dari Ipswich Town, seiring performa impresif timnya.
Selain itu, Thomas Frank turut masuk radar ketika masih melatih Brentford. Frank kemudian pindah ke Tottenham Hotspur, mengubah peta kandidat yang tersedia.
Beberapa nama lain juga pernah dikaitkan dengan kursi pelatih Chelsea. Andoni Iraola dari Bournemouth dan Marco Silva dari Fulham termasuk di antaranya. Keduanya dikenal dengan pendekatan taktik yang progresif.
Namun, hingga kini belum jelas apakah nama-nama tersebut masih masuk dalam pertimbangan manajemen. Dinamika internal dan kebutuhan tim yang berubah dapat memengaruhi prioritas kandidat. Chelsea cenderung menilai kecocokan proyek dan kesiapan transisi.
Konteks ini menegaskan bahwa daftar kandidat bersifat dinamis. Manajemen The Blues mengutamakan stabilitas, pengembangan pemain muda, dan keselarasan dengan struktur klub. Keputusan akhir akan menentukan arah teknis Chelsea untuk periode berikutnya.
“Baca Juga : WhatsApp Hadirkan Fitur Baru Sambut Perayaan Tahun Baru”




Leave a Reply