Pangeran Harry dan Meghan Markle, Duke dan Duchess of Sussex, dikabarkan akan membawa kedua anak mereka, Archie dan Lilibet, ke Inggris pada Juli 2026. Informasi ini dilaporkan oleh BBC News, yang menyebut kunjungan tersebut menjadi momen penting dalam dinamika hubungan keluarga kerajaan Inggris.
Kunjungan ini akan melibatkan Archie yang berusia tujuh tahun dan Lilibet yang berusia lima tahun. Rencana perjalanan tersebut juga bertepatan dengan periode menjelang agenda Invictus Games berikutnya, kompetisi olahraga internasional yang didirikan oleh Pangeran Harry untuk para veteran militer yang terluka.
Baca Juga “Kurang tidur dan stres kronis dapat mengganggu hormon kortisol“
Menurut laporan BBC pada Sabtu (20/6/2026), ini akan menjadi kunjungan pertama Harry ke Inggris bersama keluarganya sejak ia pindah ke California, Amerika Serikat, sekitar empat tahun lalu. Kunjungan ini juga menarik perhatian publik karena menyangkut kemungkinan pertemuan kembali dengan keluarga kerajaan.
Harry sebelumnya beberapa kali menyatakan keinginannya untuk memperkenalkan kedua anaknya kepada tanah kelahirannya. Namun, hingga kini belum ada kepastian terkait pengaturan keamanan selama kunjungan tersebut, yang menjadi salah satu isu utama dalam setiap rencana perjalanan keluarga Sussex ke Inggris.
Sumber kerajaan juga belum memastikan apakah Raja Charles III akan bertemu dengan Archie dan Lilibet dalam kunjungan kali ini. Pertemuan terakhir antara raja dan kedua cucunya terjadi saat perayaan Platinum Jubilee Ratu Elizabeth II pada 2022.
Dalam wawancara dengan BBC News tahun lalu, Pangeran Harry menyatakan keinginannya untuk melakukan rekonsiliasi dengan keluarga kerajaan Inggris. Ia menekankan pentingnya memperbaiki hubungan yang sempat memburuk sejak keputusannya mundur dari tugas kerajaan pada 2020.
Pertemuan antara Harry dan Raja Charles III pada September tahun lalu di Clarence House disebut sebagai langkah awal menuju perbaikan hubungan keluarga. Pertemuan tersebut menjadi tatap muka pertama mereka sejak Februari 2024 dan dipandang sebagai sinyal adanya upaya rekonsiliasi.
Namun, hubungan tersebut masih dipengaruhi oleh isu keamanan. Setelah mundur dari peran sebagai anggota senior kerajaan dan pindah ke Amerika Serikat, status perlindungan keamanan Harry di Inggris diturunkan. Kondisi ini menjadi sumber ketegangan yang berlanjut hingga saat ini.
Pada Mei 2026, Harry kalah dalam gugatan hukum yang diajukannya untuk mengembalikan perlindungan kepolisian saat berada di Inggris. Dalam wawancara setelah putusan tersebut, ia menyatakan kekhawatiran terkait keselamatan keluarganya jika mereka kembali ke Inggris.
“Tidak aman membawa keluarga saya ke negara itu tanpa jaminan keamanan yang memadai,” demikian pandangan yang disampaikan Harry dalam wawancara dengan BBC. Ia menegaskan bahwa aspek keselamatan menjadi pertimbangan utama dalam setiap rencana kunjungan.
Di sisi lain, pemerintah Inggris menegaskan bahwa sistem keamanan perlindungan yang diterapkan bersifat ketat dan proporsional. Pemerintah juga menyatakan tidak dapat memberikan rincian lebih lanjut mengenai pengaturan keamanan demi menjaga integritas sistem dan keselamatan individu terkait.
Sementara itu, juru bicara Duke of Sussex belum memberikan komentar resmi terkait rencana kunjungan terbaru ini. Ketidakjelasan respons tersebut menambah spekulasi publik mengenai kepastian perjalanan keluarga Sussex ke Inggris.
Harry juga dikenal sebagai pendiri Invictus Games yang diluncurkan di London pada 2014. Ajang olahraga internasional tersebut ditujukan bagi personel militer dan veteran yang mengalami cedera. Kompetisi berikutnya dijadwalkan berlangsung di Birmingham pada tahun mendatang.
Di luar isu perjalanan, pasangan Sussex juga baru saja merayakan ulang tahun pernikahan ke-8 pada 19 Mei 2026. Dalam momen tersebut, Harry memberikan hadiah simbolis berupa patung penguin kepada Meghan Markle, yang melambangkan kesetiaan dan hubungan jangka panjang.
Meghan sebelumnya menjelaskan bahwa penguin dipilih karena sifat monogami hewan tersebut. Ia juga mengenang pengalaman pasangan itu mengenakan kostum penguin saat pesta pertunangan mereka, yang menjadi bagian dari cerita pribadi keluarga kecil mereka.
Perayaan ulang tahun pernikahan itu juga diwarnai dengan unggahan foto-foto pribadi Meghan, termasuk momen pernikahan di Kapel St. George serta acara resepsi yang dihadiri tokoh seperti Elton John. Unggahan tersebut kembali menarik perhatian publik terhadap kehidupan pribadi pasangan Sussex.
Selain itu, Meghan juga aktif dalam kegiatan sosial, termasuk kampanye anti-perundungan daring bersama Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Keterlibatannya dalam proyek “Lost Screen Memorial” menegaskan fokusnya pada isu kesehatan mental dan dampak teknologi digital terhadap anak-anak.
Dengan latar belakang hubungan yang masih kompleks dengan keluarga kerajaan, rencana kunjungan Harry dan Meghan ke Inggris pada Juli mendatang dipandang sebagai momen penting. Perjalanan ini berpotensi menjadi langkah lanjutan dalam proses rekonsiliasi atau justru memperkuat jarak yang masih ada.
Hingga kini, publik masih menantikan kepastian agenda dan kemungkinan pertemuan dengan Raja Charles III. Perkembangan lebih lanjut dari kunjungan ini diperkirakan akan menjadi sorotan utama media internasional dalam beberapa bulan ke depan.
Baca Juga “Pria Pakai Kebaya di Acara 1 Suro Mangkunegaran Akui Salah dan Minta Maaf“




Leave a Reply