- trailerrentalsbyowners – Nanobank Syariah resmi meluncurkan layanan pembukaan dan pengelolaan Rekening Tabungan Jemaah Haji (RTJH) secara online melalui aplikasi Aira Mobile. Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen perseroan untuk mempercepat digitalisasi layanan publik serta mempermudah akses calon jemaah haji di seluruh Indonesia.
Direktur Utama Nanobank Syariah, Halim, menjelaskan bahwa layanan digital tersebut memungkinkan calon jemaah haji membuka rekening dan melakukan setoran awal Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH) langsung dari aplikasi Aira Mobile tanpa harus datang ke kantor cabang.
Ia menambahkan bahwa langkah ini menjadi strategi penting dalam menjawab kebutuhan masyarakat terhadap layanan perbankan syariah yang mudah dan terintegrasi. Dengan sistem digital tersebut, proses administratif pendaftaran haji kini bisa dilakukan lebih efisien, cepat, dan aman.
“Ini merupakan langkah strategis kami untuk memastikan seluruh proses pendaftaran haji berjalan efisien, sekaligus mendorong inklusi keuangan digital,” imbuh Halim.
Peluncuran layanan RTJH online ini diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan perbankan syariah, terutama bagi masyarakat yang berada di wilayah dengan akses terbatas terhadap kantor cabang. Melalui inovasi ini, Nanobank Syariah menunjukkan komitmennya untuk memberikan kemudahan beribadah sekaligus memperkuat ekosistem digital syariah nasional
“Baca Juga :Peserta Maybank Marathon Diminta Atur Kecepatan“
Layanan Tabungan Haji Nanobank Terintegrasi dengan Siskohat Kemenag
Nanobank Syariah menghadirkan layanan tabungan haji yang terintegrasi secara real-time dengan Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) milik Kementerian Agama (Kemenag). Dengan integrasi ini, setiap transaksi dan pendaftaran haji yang dilakukan melalui Aira Mobile langsung tercatat resmi dalam sistem nasional Kemenag, sehingga meminimalkan risiko kesalahan administratif.
Direktur Utama Nanobank Syariah, Halim, menekankan bahwa sistem terintegrasi ini merupakan langkah strategis untuk memastikan proses pendaftaran haji lebih transparan, cepat, dan akurat. Fitur ini juga memungkinkan calon jemaah memantau status pendaftaran dan setoran Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH) secara real-time.
“Baca Juga: Dua Residivis Gasak Motor di Tambora Bermodus jadi Kurir”
Nanobank Syariah Dorong Inklusi dan Transformasi Digital Layanan Haji
Halim menegaskan bahwa perseroan berkomitmen menghadirkan inovasi perbankan syariah yang inklusif dan bermanfaat bagi umat. Layanan digital ini menjadi bagian dari dukungan Nanobank terhadap digitalisasi sektor ibadah haji di Indonesia.
“Transformasi digital bukan sekadar teknologi, tetapi upaya menghadirkan kemudahan dan nilai bagi umat. Melalui Aira Mobile, kami ingin mempermudah langkah masyarakat menuju Baitullah,” ujar Halim.
Melalui inovasi ini, calon jemaah dapat membuka rekening, melakukan setoran awal, dan memantau proses administrasi haji tanpa harus datang ke kantor cabang. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga memperluas akses layanan perbankan syariah di seluruh Indonesia.
Nanobank Syariah berharap langkah ini dapat menjadi solusi digital praktis dan aman bagi masyarakat yang ingin menunaikan ibadah haji, sekaligus memperkuat ekosistem perbankan digital syariah nasional. Inisiatif ini menunjukkan bahwa transformasi digital dapat menjadi jalan untuk mempermudah ibadah sekaligus meningkatkan literasi keuangan umat.
Nanobank Syariah Permudah Tabungan Haji Digital, Dukung Ekosistem Keuangan Syariah Nasional
Nanobank Syariah meluncurkan layanan tabungan haji digital sepenuhnya. Calon jemaah bisa membuka rekening hanya lewat ponsel. Layanan ini tersedia dalam aplikasi Aira Mobile . Setiap transaksi langsung terhubung ke sistem Siskohat Kementerian Agama . Proses pendaftaran haji kini lebih efisien tanpa antre di kantor cabang. Direktur Utama Nanobank Syariah, Halim, menjelaskan tujuan inovasi ini. “Kami ingin pastikan proses administratif haji dimulai efisien. Juga meningkatkan inklusi keuangan digital calon jemaah,” ujarnya .
Transformasi digital ini menjawab kebutuhan nyata masyarakat. Data Kementerian Agama mencatat daftar tunggu haji mencapai 5,3 juta orang . Beberapa provinsi bahkan memiliki masa antrean lebih dari 30 tahun. Dalam situasi seperti ini, efisiensi pendaftaran menjadi sangat penting. Layanan digital Nanobank Syariah juga memungkinkan simulasi tabungan dan cicilan otomatis . Nasabah bisa mengecek estimasi waktu keberangkatan dari rumah.
Langkah ini memperkuat ekosistem perbankan digital syariah nasional. Berdasarkan data OJK, indeks literasi keuangan syariah mencapai 43,4 persen . Namun angka inklusi atau akses riil masih tergolong rendah yaitu 13,41 persen . Ini artinya pemahaman umat cukup baik, tetapi akses layanan masih terbatas. Inovasi digital seperti Aira Mobile menjembatani kesenjangan tersebut. Layanan ini memudahkan generasi muda muslim merencanakan ibadah haji sejak dini.
Pemerintah juga mendukung penuh digitalisasi layanan haji. Kementerian Haji dan Umrah meluncurkan aplikasi “Persiapan Haji” dan “Haji dan Umrah Store” . Menteri Haji dan Umrah, Moch. Irfan Yusuf, menargetkan kesiapan jemaah mencapai 100 persen. “Jemaah dapat lebih khusyuk beribadah, sementara kebutuhan lainnya difasilitasi dengan baik,” tegasnya . Selain itu, aplikasi “Kawal Haji” juga hadir sebagai sistem pengaduan transparan bagi jemaah .
Ke depan, integrasi layanan digital ini akan terus berkembang. Target Indonesia menjadi pusat ekonomi syariah dunia 2030 membutuhkan kolaborasi semua pihak . Nanobank Syariah berkomitmen menghadirkan kemudahan dan nilai bagi umat. “Transformasi digital bukan sekadar teknologi, tetapi upaya mempermudah langkah masyarakat menuju Baitullah,” tutup Halim .
“Baca Juga : 7 Tips Olah Tepung Mocaf Jaga Gula Darah Tetap Stabil“




Leave a Reply