trailerrentalsbyowners – BLTS Cair Senin, Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya menjelaskan, BLTS akan disalurkan selama tiga bulan, dari Oktober hingga Desember 2025.
“Selama tiga bulan, setiap keluarga berhak mendapat Rp300.000 per bulan. Jadi sekali ambil langsung Rp900.000,” ujar Teddy di Tangerang, Minggu (19/10/2025). Ia menegaskan bahwa penyaluran dilakukan melalui bank-bank Himbara dan PT Pos Indonesia, sehingga masyarakat dapat mencairkan bantuan dengan mudah dan cepat.
Program BLTS ini diluncurkan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto pada Jumat (16/10/2025) sebagai langkah pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah tekanan ekonomi. Menurut Teddy, pencairan dana berjalan setelah koordinasi langsung antara Kementerian Sosial, bank Himbara, dan Kantor Pos.
“Baca Juga: Pramono Usul Kolong Tol Disulap Jadi Ruang Hijau Kota”
“Sudah ditelepon langsung oleh Pak Mensos dan dipastikan BLT bisa diterima mulai Senin. Ini sesuai harapan Presiden,” jelasnya.
Ia menambahkan, bantuan senilai Rp30 triliun lebih ini merupakan hasil dari efisiensi anggaran pemerintahan Presiden Prabowo Subianto di awal tahun. Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan bahwa pemerintahan saat ini sangat memperhatikan kesejahteraan masyarakat miskin.
Menurutnya, pagu anggaran bantuan sosial tahun 2025 meningkat dari Rp71 triliun menjadi Rp110 triliun lebih, menjadikannya bantuan terbesar sepanjang sejarah program sosial di Indonesia.
Pemerintah Salurkan Tambahan BLTS Rp300 Ribu per Bulan untuk 35 Juta Keluarga
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengumumkan bahwa penyaluran tambahan Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) sebesar Rp300.000 per bulan siap dilaksanakan mulai bulan Oktober 2025. Bantuan ini merupakan bagian dari Program Perlindungan Sosial Tahun 2025 yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian Sosial.
Program tersebut diberikan selama tiga bulan berturut-turut, yaitu Oktober, November, dan Desember, sebagai strategi pemerintah menjaga daya beli dan menstimulasi ekonomi nasional. BLTS ini akan menjangkau 35,04 juta keluarga penerima manfaat (KPM), yang jika dihitung rata-rata empat anggota per keluarga, diperkirakan menyentuh sekitar 140 juta jiwa.
“Baca Juga: Gaji Jesus Casas di Timnas Irak Bikin Kaget Pecinta Bola”
“Tambahan BLTS ini di luar bantuan reguler seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sembako yang rutin disalurkan Kemensos,” ujar Gus Ipul di Jakarta, Sabtu (18/10/2025).
BLTS Gunakan Data DTSEN dan DTKS untuk Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
Gus Ipul menjelaskan bahwa penerima BLTS berasal dari keluarga miskin dalam desil 1 hingga 4 pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Dari total 35,04 juta KPM, sebanyak 20,88 juta merupakan penerima bantuan penebalan, sedangkan 14,15 juta lainnya adalah penerima baru.
Data penerima mengacu pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) untuk triwulan pertama dan DTSEN untuk triwulan II hingga IV, yang diperbarui setiap tiga bulan agar bantuan tetap tepat sasaran.
Khusus pada triwulan IV, terdapat penambahan penerima baru dari keluarga miskin di desil 1 hingga 4, hasil pemadanan data lintas kementerian seperti Kemenko Perekonomian, Kemensos, BPS, dan Kemenkeu. Gus Ipul menegaskan, penyaluran bansos triwulan IV sudah dimulai hari ini dan berlangsung selama dua pekan ke depan.




Leave a Reply