Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-113 Muhammadiyah

Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-113 Muhammadiyah

trailerrentalsbyowners – Prabowo Ucapkan selamat ulang tahun ke-113 untuk Muhammadiyah. Ungkapan tersebut ia sampaikan melalui fitur Instagram Story di akun @prabowo. Unggahan tersebut muncul pada Selasa, 18 November 2025, bertepatan dengan hari lahir organisasi Islam terbesar kedua di Indonesia.

Dalam desain unggahan tersebut, tampak jelas gambar gedung pusat Muhammadiyah. Latar belakangnya menggunakan warna hijau yang identik dengan organisasi tersebut. Logo perayaan milad ke-113 Muhammadiyah terpampang dengan jelas di bagian tengah. Terdapat tulisan resmi yang menyertai gambar tersebut. Tulisan itu berbunyi “Milad Muhammadiyah 18 November 1912-18 November 2025”. Di bawahnya tertulis kalimat “Memajukan Kesejahteraan Bangsa”.

“Baca Juga: Wiranto Berduka, Sang Istri Wafat Usai Perjuangan Lawan Sakit”

Kalimat “Memajukan Kesejahteraan Bangsa” merupakan tema resmi yang diusung Muhammadiyah. Tema ini dipilih untuk perayaan milad ke-113 tahun 2025. Melalui tema tersebut, Muhammadiyah ingin mempertegas komitmennya. Komitmen itu untuk terus berkontribusi membangun kesejahteraan bangsa Indonesia.

Ucapan selamat dari Presiden Prabowo ini memiliki makna penting. Hal ini menunjukkan apresiasi pemerintah terhadap peran strategis Muhammadiyah. Selama 113 tahun, Muhammadiyah telah memberikan kontribusi nyata. Kontribusi tersebut terutama dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan pelayanan sosial masyarakat.

Muhammadiyah didirikan oleh K.H. Ahmad Dahlan pada 18 November 1912. Hingga kini, organisasi ini terus berkembang dengan ribuan amal usaha. Amal usaha tersebut tersebar di seluruh penjuru tanah air. Perguruan tinggi, rumah sakit, dan panti asuhan menjadi bukti nyata kontribusinya. Semua lembaga tersebut melayani masyarakat tanpa membeda-bedakan.

Sejarah dan Landasan Berdirinya Muhammadiyah

Muhammadiyah merupakan salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia yang memiliki peran signifikan. Organisasi ini secara resmi berdiri pada tanggal 18 November 1912 di Kampung Kauman, Yogyakarta. Pendirinya adalah Kiai Haji Ahmad Dahlan, seorang ulama reformis yang visioner. Nama “Muhammadiyah” secara harfiah diambil dari nama Nabi Muhammad SAW. Penamaan ini mencerminkan makna mendalam sebagai pengikut setia Rasulullah.

Dalam pembentukannya, Muhammadiyah banyak merefleksikan ajaran-ajaran Islam yang bersumber dari Al-Qur’an. Gerakan ini memiliki ciri khas semangat pembaruan dalam tata sosial masyarakat. Mereka juga aktif memajukan pendidikan yang modern dan terintegrasi. Visi pendiriannya adalah mewujudkan Islam yang rahmatan lil ‘alamin. Gagasan awalnya adalah memurnikan ajaran Islam dari praktik khurafat.

Muhammadiyah sejak awal menekankan pentingnya pendidikan modern. Mereka mendirikan sekolah-sekolah yang menggabungkan ilmu agama dan umum. Pendekatan ini menjadi terobosan dalam sistem pendidikan Indonesia. Organisasi ini cepat berkembang ke berbagai daerah di Nusantara. Kini, Muhammadiyah memiliki ribuan amal usaha di seluruh Indonesia.

“Baca Juga: Dubes Ungkap Rahasia hubungan RI-Tunisia”

Karakter dan Kontribusi Gerakan Muhammadiyah

Muhammadiyah menampilkan wajah Islam yang dinamis dan progresif. Mereka menolak pandangan Islam yang statis dan tertutup. Organisasi ini memposisikan Islam sebagai sistem kehidupan yang komprehensif. Ajaran Islam diterapkan dalam segala aspek kehidupan manusia. Pendekatannya yang modern membuat Muhammadiyah terus relevan.

Gerakan ini berkomitmen pada kemajuan umat dan bangsa. Mereka aktif dalam berbagai bidang pelayanan masyarakat. Lembaga pendidikan dari TK hingga perguruan tinggi dikelola profesional. Rumah sakit dan panti asuhan tersebar di berbagai wilayah. Semua layanan ini terbuka untuk masyarakat umum tanpa diskriminasi.

Muhammadiyah berkontribusi besar dalam pembangunan karakter bangsa. Organisasi ini melahirkan generasi yang beriman dan berilmu. Perannya dalam memajukan pendidikan Indonesia sangat signifikan. Nilai-nilai Islam yang moderat terus disebarluaskan. Muhammadiyah tetap konsisten pada khittah perjuangan awalnya. Visi besarnya adalah mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *