Menhaj Nilai Layanan Haji 2026 di Embarkasi Banjarmasin Berjalan Baik
Fasilitas Baru dan Evaluasi Jadi Modal Peningkatan Layanan Haji Tahun Depan
Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf menilai penyelenggaraan layanan haji 2026 di Embarkasi Banjarmasin berlangsung dengan baik. Menurutnya, proses keberangkatan hingga kepulangan jamaah asal Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah berjalan lancar tanpa persoalan besar yang memengaruhi kualitas pelayanan.
Penilaian tersebut disampaikan Irfan Yusuf saat meresmikan gedung baru di Asrama Haji Kelas I Embarkasi Banjarmasin, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Jumat. Ia mengapresiasi kinerja Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) yang mampu menjaga kelancaran operasional meski jumlah jamaah meningkat dibanding musim haji sebelumnya.
Menurut Irfan Yusuf, Embarkasi Banjarmasin tahun ini menerima tambahan lebih dari 1.000 jamaah haji. Meski demikian, peningkatan jumlah peserta tidak menimbulkan gangguan berarti selama proses pemberangkatan maupun pemulangan jamaah.
“Kalau kita melihat perjalanan keberangkatan maupun kepulangan, hampir tidak ada isu yang berarti,” ujar Irfan Yusuf.
Ia juga menyoroti angka jamaah yang wafat selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Berdasarkan evaluasi pemerintah, jumlah tersebut tidak mengalami peningkatan dibanding musim haji sebelumnya. Kondisi itu dinilai menjadi salah satu indikator bahwa pelayanan kesehatan, pendampingan, dan koordinasi selama penyelenggaraan ibadah berjalan cukup baik.
baca juga: Menhaj fokuskan evaluasi haji 2026 pada layanan kesehatan jamaah
Meski memberikan apresiasi, Irfan Yusuf mengingatkan bahwa kualitas pelayanan tidak boleh berhenti pada capaian saat ini. Ia meminta seluruh penyelenggara haji terus melakukan evaluasi agar pelayanan kepada jamaah semakin optimal pada musim haji berikutnya.
Menurut dia, peningkatan kualitas layanan menjadi amanat penting sejak pemerintah membentuk Kementerian Haji dan Umrah. Presiden Prabowo Subianto, kata Irfan, menaruh perhatian besar terhadap kenyamanan, keselamatan, dan kepuasan jamaah haji Indonesia.
Karena itu, pemerintah mendorong setiap embarkasi untuk memperkuat standar pelayanan, mulai dari proses administrasi, akomodasi, transportasi, kesehatan, hingga kesiapan petugas yang mendampingi jamaah selama menjalankan rangkaian ibadah.
Selain peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemerintah juga terus memperkuat sarana dan prasarana pendukung di berbagai embarkasi. Salah satu langkah nyata dilakukan di Embarkasi Banjarmasin melalui pembangunan gedung penginapan baru di kompleks Asrama Haji.
Gedung tersebut memiliki fasilitas setara hotel bintang tiga dengan total 44 kamar. Kapasitasnya mampu menampung hingga 176 jamaah dalam satu waktu sehingga diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan calon jamaah sebelum diberangkatkan ke Arab Saudi.
Penambahan fasilitas ini menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas layanan secara menyeluruh. Dengan kapasitas yang lebih besar, proses penempatan jamaah dapat berlangsung lebih tertata, terutama ketika jumlah keberangkatan terus meningkat setiap tahun.
Pada musim haji 1447 Hijriah atau 2026 Masehi, Embarkasi Banjarmasin memberangkatkan 6.804 jamaah yang berasal dari Provinsi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Seluruh jamaah terbagi dalam 19 kelompok terbang (kloter) yang diberangkatkan secara bertahap sesuai jadwal.
Operasional penyelenggaraan haji berlangsung sesuai rencana hingga proses pemulangan jamaah ke Tanah Air. Dari total jamaah yang diberangkatkan, sebanyak 6.795 orang kembali melalui Embarkasi Banjarmasin, sedangkan sembilan jamaah dilaporkan wafat saat menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Secara keseluruhan, evaluasi pemerintah menunjukkan penyelenggaraan haji 2026 di Embarkasi Banjarmasin berjalan dengan baik. Ke depan, Kementerian Haji dan Umrah menargetkan peningkatan mutu layanan melalui penguatan fasilitas, penyempurnaan sistem pelayanan, serta evaluasi berkelanjutan agar jamaah memperoleh pengalaman ibadah yang semakin aman, nyaman, dan berkualitas.
baca juga: Kasus Suap Pejabat Bea Cukai, Bos Blueray Cargo Divonis 2 Tahun




Leave a Reply